MAKASSAR.WARTASULSEL.ID-Ilmu diatas segalanya, laksana mutiara yang berkilau dan semoga para pengembara dan penyelam ilmu mewujudkan pengetahuannnya untuk nusa dan bangsa.
Inilah yang dilakukan masyarakat kampus di STIE Amkop Makassar belum lama ini.
Dies Natalis yang ke 59 tahun, STIE Amkop dengan melakukan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Tahun 2022, yang berlangsung di Hotel Claro, Jalan A.P. Pettarani, kota Makassar, Senin (21/03/2022).
Agenda acara tertuang dalam undangan yang ditandatangani Ketua Yayasan Pendidikan Bajiminasa, Ir. H. Zainuddin Bata Ilyas dan Ketua STIE Amkop Makassar, Dr. Bahtiar Maddatuang, SE, M.Si, CPHCM.
Sementara itu, orasi ilmiah oleh Rektor Universitas Gajah Mada, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng, IPU, ASEAN Eng (Ketua Forum Rektor Indonesia)
Sidang Terbuka STIE AMKOP Makassar dalam rangka Dies Natalis ke 59 Wisuda Sarjana dan Pascasarjana tahun 2022, di buka Ketua STIE AMKOP Makassar, Pembacaan Doa, Laporan Ketua Panitia, Sambutan Ketua Dewan Pembina Yayasan Bata Ilyas, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi, Sambutan Gubernur Sulsel, Penyerahan Penghargaan Bata Ilyas Award kepada para tokoh inspiratif di Indonesia, Penyerahan simbolis Badan Usaha kepada Alumni (Wisudawan), Orasi Ilmiah Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng, IPU, ASEAN Eng, Wisuda Sarjana dan Pascasarjana, Pembacaan Janji Alumni, Penyerahan Nama-Nama Alumni kepada IKA STIE AMKOP, Penyerahan Piagam Penghargaan kepada wisudawan terbaik, Penyerahan Penghargaan kepada Dosen dan Pegawai teladan STIE AMKOP Makassar, Penandatanganan Kerja Sama (MoU) dengan Mitra Kerja, Sidang Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ditutup oleh Ketua STIE AMKOP.
Berturut-turut acara dimulai dengan sambutan Ketua STIE AMKOP, sambutan LLDIKTI Sulawesi, Ketua Pembina Yayasan STIE AMKOP, dan sambutan Gubernur Sulsel yang dibacakan perwakilan yang diutus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, serta ditutup dengan orasi ilmiah.
Dalam pemaparan Dr. Bahtiar Maddatuang, SE, M.Si, CPHCM menyebutkan bahwa wisudawan STIE AMKOP Makassar tahun 2022 berjumlah 549 terdiri dari S1 berjumlah 230 orang dan S2 sebanyak 319 orang.
Sosok Bahtiar Maddatuang dinilai publik sebagai pemimpin muda dan sukses memajukan STIE AMKOP sebagai perguruan tinggi terbesar di kawasan Timur Indonesia.
“Dies Natalis ke 59, STIE AMKOP sudah memiliki Doktor (S3) Manajemen dan Insya Allah 2022 Amkop Makassar jadi University,” ungkap Bahtiar Maddatuang.
Sementara itu, Dr. Ir. H. Jamaluddin Bata Ilyas, M.Si dalam sambutannya mengakui jika STIE AMKOP mengalami pengembangan yang pesat.
“Ketua Bahtiar itu masih muda, energik. Setiap keluar negeri pasti membawa hasil melalui program nyata yang diterapkan di STIE AMKOP, dan kita bersyukur loyalitas sudah ditunjukkan,” ujarnya.
Generasi Yayasan Pendidikan Bajiminasa ini menyebutkan jika kehadiran Prof. Mattalata dan Prof. Ansar sungguh berdampak positif bagi dunia pendidikan dan kemajuan STIE AMKOP.
“Prof. Mattalata kadang saya tegur, yang bekerja sepenuh hati bahkan sampai malam. Saya tegur, kenapa Prof tidak istirahat. Demikian pula Ketua Guru Besar STIE AMKOP Prof. Ansar dimana mereka bersungguh sungguh ingin mengabdikan diri walau banyak pengaruh, Prof. Ansar konsisten bersama kita semua,” kata Dr. Jamaluddin.
Untuk Wisudawan Pascasarjana dalam sidang terbuka Dies Natalis tersebut, dibacakan oleh Ketua Prodi S2 PPs STIE AMKOP, Dr. Hasmin, SE, M.SE.
Dalam pantauan media, terlihat Asdar Akbar tampil kedepan saat disebut namanya dengan gelar Magister Manajemen.
*QMH.ASDAR*

