Dirjen Pendis Kemenag RI Monitoring Pelaksanaan Sekolah Ramah Anak (SRA) di MTs Pondok Pesantren Yasrib
jmsi'
luwu'

Dirjen Pendis Kemenag RI Monitoring Pelaksanaan Sekolah Ramah Anak (SRA) di MTs Pondok Pesantren Yasrib

Sabtu, 28 Mei 2022,


SOPPENG.WARTASULSEL.ID- Kasi Kelembagaan Dan Kerjasama Direktorat KSKK Dirjen Pendis Kemenag RI Dr.zulkifli, S.Ag,M.Si Monitoring pelaksanaan Sekolah Ramah Anak (SRA) di MTs Pondok Pesantren Yasrib Lapajung, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.Selasa,(25/5/2022)


Hadir dalam kegiatan tersebut Bekty Prastayani,Ketua Fasilitator Nasional SRA Indonesia,Ahmad Asari Fasilitator Nasional SRA Indonesia,Kasi Seksi Pendidikan dan Madrasah Kemenag Kabupaten Soppeng Hj.Nurahmi,SE,MM.

Pada kesempatan tersebut Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren Yasrib Lapajung Km.Husaini, S.Pd.I Mengatakan, “Sejak di terbitkannya SK dari pemerintah daerah pada tahun 2019,Mts Pon-Pes Yasrib sudah melaunching pelaksanaan sekolah ramah anak ini.Namun,belum di maksimalkan dikarenakan pandemi serta kami masih menunggu materi serta juknis dari fasilitator.Setelah kami mendapatkan materi dan petunjuk (Bimtek) dari fasilitator kami kembali melaunching program SRA ini,” Ucap Husaini.

Husaini Mengataka,31 hak anak kami sudah melakukan penerapannya meskipun belum di maksimalkan,sebab kami masih menunggu bimbingan dan petunjuk dari fasilitator.Ungkap Husaini.

Sementara Kasi Kelembagaan Dan Kerjasama Direktorat KSKK Dirjen Pendis Kemenag RI,Dr.zulkifli,S.Ag,M.Si pada kesempatan tersebut, mengungkapkan bahwa ia sangat terharu melihat Pon-Pes Yasrib.

“Salah satu identitas lembaga kita adalah Pondok Pesantren yang didalamnya ada Madrasah,”Ucap Zulkifli.

Kami ingin menyamakan persepsi bahwa Sekolah Ramah Anak (SRA) bertujuan Mencegah kekerasan terhadap anak.

“Kami mau sekolah ramah membangun paradigma baru dalam mendidik dan mengajar peserta didik untuk menciptakan generasi baru tanpa kekerasan, menumbuhkan kepedulian orang dewasa serta memenuhi hak dan melindungi anak dari hal-hal yang tidak diinginkan,”Kata Dr.Zul.

Oleh karena itu, adanya program dari kementerian/lembaga yang saat ini sudah berbasis sekolah dan menunjang terhadap kondisi yang diinginkan dalam sekolah ramah anak menjadi salah satu solusi dalam mencegah kekerasan terhadap anak.Tutur Zulkifli.

*QMH.RIZAL*
1'
2'
3'

RINGKASAN AKUN PEMERINTAH KAB. BONE T.A. 2025

TerPopuler