BONE.WARTASULSEL.ID-Dibawah kepemimpinan Dr. H. A. Fahsar Mahdin Padjalangi, MSi dan Drs. H. Ambo Dalle, MM Bone kembali menorehkan prestasi yang gemilang, menjadi yang terbaik pertama dalam Pengelolaan Kinerja Tata Kelola Penyaluran Dana Desa tahun anggaran 2021.
Kabupaten Bone berhasil mengungguli kabupaten-kabupaten lain yang ada di Sulawesi Selatan dalam penilaian kinerja pengelolaan dana desa kategori kabupaten dengan jumlah desa lebih dari 100 (seratus) desa yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan.
Disaksikan Kepala Dinas PMD Bone, Drs. A. Gunadil Ukra, MM, Kepala Badan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Bone, H. Najamuddin, S. Sos, MSi dan Sekretaris Dinas BKAD Bone, A. Hasanuddin.
Piagam penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Watampone Djoko Julianto kepada Bupati Bone Dr HA Fahsar Mahdin Padjalangi MSi bertempat di ruang kerjanya. Turut hadir Wakil Bupati Bone Drs H Ambo Dalle MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Drs A Gunadil Ukra MM, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah H Najamuddin SSos MSi dan Sekretaris BKAD Bone A Hasanuddin.
“Terima kasih kepada Kanwil Direktorat Jenderal Perbedaharaan Provinsi Sulawesi Selatan dan KPPN Watampone atas penghargaannya serta apresiasi kepada teman-teman DPMD dan BKAD atas kinerja yang baik selama ini. Alhamdulillan prestasi tahun lalu dapat kami pertahankan. Semoga tahun ini pengelolaan dana desa di Kabupaten Bone dapat semakin meningkat,” tutur Andi Fahsar.
Dalam pengelolaan anggaran kata A Fahsar terutama dana transfer itu selalu menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Karena dikhawatirkan tidak bagus berdampak keuangan di tahun berikutnya. Meski diketahui bahwa hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Bone karena mengingat jumlah desa yang terbilang besar, belum lagi jabatan kepala desa adalah jabatan politik tidak mudah untuk mengaturnya.
“Namun selaku pemerintah kita selalu mewanti-wanti para kepala desa agar terus mempercepat proses penyaluran dana desa, sehingga dana desa di Kabupaten Bone dapat berjalan dengan maksimal,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu Kepala KPPN Watampone, Djoko Julianto juga menyampaikan progres penyaluran dana desa sampai dengan periode Mei 2022.
”Sejauh ini dana desa Kabupaten Bone sudah terealisasi Rp.134,43 milyar atau 42,72 persen dari pagu anggaran untuk 319 desa penerima. Saat ini masih terdapat sembilan desa yang belum salur tahap I yang batas pengajuannya sampai dengan tanggal 23 Juni 2022,” ungkap Djoko Julianto.
“Semoga sinergi antara KPPN Watampone dan Pemda Bone akan semakin ditingkatkan ke depannya,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Bone Drs A Gunadil Ukra MM mengatakan apa yang diraih oleh pemerintah Kabupaten Bone saat ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergitas para kepala desa yang selama ini terbangun dengan baik.
Terbaik Pertama Tata Kelola Penyaluran Dana Desa tahun 2022 dan tahun 2021 kita juga mendapat, DJPb Sulsel Apresiasi Kinerja Pemkab Bone Dengan Piagam Penghargaan
“Selaku Kadis PMD Bone, saya berharap sinergitas pemerintah desa yang selama ini telah terbangun dengan baik kita jaga. Kalau perlu lebih ditingkatkan sehingga prestasi yang diraih tahun ini dapat diraih di tahun berikutnya, ” tuturnya.
Mantan Asisten II Setda Bone juga mengaku bangga dan bersyukur berkat dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI memberikan dampak yang besar bagi kemajuan desa di Kabupaten Bone.
"Penyaluran dana desa memang tidak boleh terlambat, Alhamdulillah kita di Bone ini mendapat penghargaan kembali sama dengan tahun lalu," tutup KADIS PMD Kabupaten Bone.
**QMH*AHAS**

