PALOPO.WARTASULSEL.ID- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan sejumlah aset bidang kesehatan sebagai hibah kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, di Hotel Arch Bogor. Kamis, 2 Juni 2022.
Sehubungan dengan itu, Walikota Palopo Drs. H.M. Judas Amir, M.H yang menghadiri secara langsung penyerahan tersebut didampingi Kepala BPKAD Palopo, Irfan Dahri, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Palopo, Wahyuddin, dan Kepala Bidang Aset BPBD Palopo, Sufiaty.
Judas Amir, mengatakan, saya mewakili masyarakat Kota Palopo menyampaikan terimakasih atas penyerahan hibah aset bidang kesehatan ini kepada Pemkot Palopo.
" Hibah aset ini tentu saja sangat berarti bagi kami, dalam penanganan berbagai kebencanaan," Ujarnya
Menurut Walikota dua periode itu, bahwa hibah aset dari BNPB kepada Pemkot Palopo ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam penanganan bencana alam di Kota Palopo.
" Meski nilainya tidak seberapa, jika dibandingkan Republik ini, tapi niat baik BNPB patut disyukuri. Hibah aset dari BNPB ini akan kami manfaatkan, dan sudah bisa kami catat sebagai aset atau kekayaan daerah, " Cetus Walikota dua periode itu.
Ia mengungkapkan, berbagai hibah peralatan bidang kesehatan tersebut, bisa melengkapi peralatan kesehatan yang sudah dimiliki Kota Palopo.
" Sehingga penanganan bidang kebencanaan alam bisa lebih maksimal, termasuk penanganan covid-19, yang tentu saja masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani baik setiap daerah, " Ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Judas Amir menyampaikan harapannya agar ke depan, BNPB memperhatikan daerah dalam penanganan bencana, termasuk Kota Palopo.
" Daerah tentunya selalu berharap bantuan BNPB, untuk penanganan, dan penanggulangan bencana alam. Sehingga daerah berharap, berbagai program BNPB bisa berjalan baik agar bisa disalurkan ke daerah," Harap Judas Amir
Alhamdulillah, ungkap Wahyudin, Kota Palopo mendapatkan hibah aset kesehatan dari BNPB. Bapak Walikota diundang langsung menandatangani naskah hibah tersebut.
" Kalau daerah lainnya hanya diwakili kepala BPBD, Palopo dan Surabaya dihadiri langsung kepala daerah," Ungkap Wahyudin, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Palopo.
Ia menyebutkan, untuk penandatangan naskah hibah sesi pertama dilakukan Walikota Palopo bersama Deputi Bidang Logistik dan Peralatan, Zuhermann Muabezi, disaksikan para kepala BPBD se Indonesia yang hadir menerima hibah aset dari BNPB.
" Adapun hibah tersebut, yakni peralatan dan mesin terdiri dari ventilator tiga unit, pulse oxymeter 15 unit dan HFNC BMC H 80 A lima unit, " Cetusnya.
Satu kebangaaan karena dari 50 daerah di Indonesia, BNPB hanya mengundang dua kepala daerah menerima, dan menandatangani langsung naskah hibah.
" Yakni Palopo dan Surabaya. Palopo satu-satunya daerah di Sulsel yang menerima hibah aset ini. Dua kepala daerah yang diundang tersebut, yaitu Walikota Palopo, H.M Judas Amir, dan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, " Jelasnya.
Sementara itu, Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Zaherman Muabezi, usai penandatanganan naskah hibah bersama Walikota Judas Amir, ia mengharapkan bantuan hibah dapat dimaksimal pemanfaatan.
" Dan menunjang operasional BNPB di daerah, " Harapnya.
Yang menarik, Zaherman Muabezi saat mengawali sambutannya menyapa Walikota Palopo sebagai kembaran mantan Wapres Jusuf Kalla.
" Maaf Pak Walikota Palopo, saya kira Bapak kembarnya Pak JK," seloroh Zaherman, disambut tepuk tangan tamu undangan yang menghadiri kegiatan BNPB tersebut.
Diketahui, sebanyak 50 daerah se Indonesia mendapatkan hibah dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun anggaran 2022.
*QMH. Yoga*

