Keterangan Gambar : Ketua GTKHNK menerima rekomendasi dari Bupati Soppeng untuk pengusulan pengangkatan ASN
SOPPENG.WARTASULSEL.ID-
Kemendikbudristek membuka 758.018 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2022.
Kemendikbudristek bersama-sama Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), Kemenkeu dan Kemendagri akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah.
"Saat ini sedang menunggu terbitnya aturan mekanisme baru seleksi PPPK untuk kita sosialisasikan dan koordinasikan dengan seluruh pemda sesegera mungkin.
Dilansir dari Tribun news Saat ini Panselnas sedang menyusun draft mekanisme rekrutmen guru ASN PPPK 2022.
Formasi tahap ketiga 2021 akan digabungkan dengan formasi tahun 2022 sehingga total formasi yang tersedia tahun 2022 sebesar 970.410.
"Formasi ketiga tahun 2021 tidak akan hilang, tetap ada dan akan digabungkan dengan formasi 2022," ungkap Iwan.
Meski begitu, hingga saat ini pemerintah daerah baru mengusulkan sebanyak 17,3 persen atau 131.239 formasi termasuk Guru Agama, Guru Seni Budaya, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), dan Guru Kelas TK.
Ketua GTKHNK 35 + (Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori 35 tahun keatas) Kabupaten Soppeng , (Mariana) berharap kepada pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng sekiranya dapat mengusulkan sebanyak mungkin formasi dan yang lebih di prioritaskan untuk di seleksi adalah bagi yang lulus PG tahap ke 2.
Menutnya dirinya pun belum lulus pada seleksi PPPK pada tahap I dan ke II dan besar harapan pada perekrutan seleksi PPPK Tahap Ke III bisa lulus. Ungkapnya.
*QMH JF*
