PALOPO.WARTASULSEL.ID- Sebelumnya sudah diundang Pimpinan OPD untuk mengikuti Monev Realisasi DAK, maupun DAU. Namun pimpinan OPD tidak memiliki kesiapan untuk mengikuti monev tersebut, sehingga ini peringatan kepada pimpinan OPD,” jelas Wali Kota.
Hal tersebut diungkapkan Walikota Palopo Drs. H.M. Judas Amir, M. H, memimpin Rapat Monev kegiatan APBD dan DAK Kota Palopo Tahun Anggaran 2022 di Gedung Pertemuan Ratona Lt.II Kantor Walikota Palopo. Senin, 27 Juni 2022.
" Sehingga ini peringatan kepada pimpinan OPD, " Ungkap Judas.
Rapat Monev APBD dan DAK ini dimaksudkan untuk mengetahui pemuktahiran klasifikasi, dan nomenklatur perencanaan penggunaan keuangan daerah. Hal ini dimaksudkan agar APBD Tahun Anggaran 2022 akuntabilitas proses penyusunannya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Judas Amir, nampak menegur beberapa bawahannya yang dianggap belum berkinerja baik. Hal itu disampaikan setelah pelaksanaan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) serapan APBD dan DAK tahun anggaran 2022.
Ia memerintahkan Sekda agar membentuk tim evaluasi kinerja untuk melakukan evaluasi secara internal terkait kinerja baik secara kelembagaan maupun personal.
Lebih jauh diungkapkan Walikota Palopo, Judas Amir, ia menginstruksikan kepada semua OPD agar mempersiapkan laporan penggunaan anggaran di masing-masing satuan kerja secara tertulis bagaimana pekerjaan anda realisasinya.
" Agar sekiranya serapan anggaran, pelaksanaan kegiatan fisik kinerja kerja masing-masing dinas terkait, dan penanggungjawab kegiatan, agar ada laporan dalam bentuk tertulis tak lain untuk mengkoordinir anggaran semua belanja tahun 2022, " Ungkapnya.
Semua mempunyai peran dan fungsi, laporan tertulis nantinya jadi pegangan masing-masing.
" Agar ada pertanggungjawabannya kepada BPK, dan Inspektorat jika sewaktu-waktu dibutuhkan, untuk semua perangkat daerah hari rabu saya tunggu laporannya, " Pungkasnya.
*QMH. Yoga*
