BONE.WARTASULSEL.ID-Setelah ramai diberitakan diakhir pekan lalu 8 Mei 2022, akibat curah hujan yang tinggi, derasnya arus air sungai Garimpang mengakibatkan lepasnya tiang penyangga jembatan yang sementara dalam tahapan perakitan, sehingga merobohkan besi besi Jembatan Sungai Garimpang yang belum sampai pekerjaan penyambungan besi besinya di ujung jembatan. Kejadian ini terjadi diDesa Kalero, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.
Awak media menemui KADIS BMCKTR Kabupaten Bone, H. Askar, ST, MT, di ruang kerjanya pada hari Selasa 10 Mei, namun KADIS dinas luar kantor, sempat menjawab pesan wa yang dikirimkan awak media Wartasulsel.
Hari jumat,13 Mei 2022, awak Media baru sempat mewawancai KADIS BMCKTR di Ball Room Sentosa, Hotel Novena setelah se!esai acara Pencanangan Zona Itegritas menuju WBK dan WBBM kantor BPN Bone,
H. Askar menyampaikan ke awak media bahwa kejadian robohnya jembatan Kalero akibat derasnya arus air sungai sehingga penyangga jembatan yang sementara masa pekerjaan perakitan untuk menyambungkan besi besinya yang belum sampai di ujung jembatan, masih ada sekitar 5 meter yang belum terpasang, karena baru dikerja penyambungan besi selama 3 hari, untung pada saat kejadian hari libur, tidak ada pekerja yang sementara bekerja, sehingga tidak ada korban jiwa dari para pekerja, hanya baut bautnya saja ada jatuh ke sungai disebabkan belum digunakan pekerja", ungkap KADIS.
Saya tegaskan bahwa, pekerjaan jembatan Kalero baru 3 hari dikerja untuk perakitan penyambungan besi besi sepanjang 80 meter yang direncanakan sampai di ujung jembatan, jadi jembatan ini belum selesai pekerjaan, baru tahap perakitan, seadainya tidak libur lebaran, sudah selesai perangkitan besi besi sampai di ujung jembatan dikerjakan, saya rasa tidak ada masalah karena masa pekerjaan sampai akhir bulan Juli, hari senin kemarin pasca banjir sudah di normalkan kembali besi besi yg sempat turun ke sungai ke posisinya dengan menggunakan alat berat, itupun dejerjakan hanya sehari saja, dan belum ada permohonan dari rekanan untuk memohon penambahan masa kerjanya.
Material besi yang sempat turun ke sumgai masih bisa digunakan kembali karena kondisi tidak ada ygh rusak atau terpelintir, tinggal di rakit kembali", tutup H.Askar.
*QMH*AHAS*

